Bonus Member Amoorea 2019 Jalan-Jalan Gratis ke Bangkok

Jalan-jalan ke Bangkok gratis dari amoorea PT DEP
gambar via: enaknyakemana.com

Dulu di 2018, aku bisa dapatkan jalan-jalan ke Korea Selatan dan Vietnam dari PT DEP. Sekarang PT DEP ngadain promo jalan-jalan lagi yaitu ke Swiss / Umroh, tembok besar China dan ke Bangkok. Kalau yang ke Swiss nya aku udah lolos. Tinggal berangkat saja di bulan Februari tahun depan.

Sekarang tinggal ngejar yang ke Bangkok gaeess…

Kalau kamu sudah jadi member PT DEP, kamu boleh mengikutinya. Syaratnya mudah kok. Dan kalau belum jadi member di DEP, kamu daftar jadi member Amoorea di agen-agen Amoorea ini.

Nahh, pastinya kita sudah paham lahh… Gratis ini bukan 100% gratis. Pasti ada syaratnya. Ini dia:

Promo bonus member amoorea 2019

Buat kamu yang belum jadi member, pasti ga paham sama syaratnya kaann…??? Oke daahh…. Ku uraikan satu per satu.

Syarat pertama.

“Periode promo 1 Agustus sampai 31 Nopember 2019.”

Jelas lah yaa… Maksudnya, ini adalah periode pencapaian syarat. Jadi, semua syarat-syaratnya harus kamu selesaikan semua di perode ini. 1 Agustus – 31 Nopember 2019. 

Syarat kedua.

Yang ke dua ini agak susah dipahami. “Melakukan input PT perbulan minimal 5 hari ATAU akumulasi sebanyak 25 hari pada periode promo.”

Maksudnya gini. Di syarat ke dua kan pakai kata “ATAU”, artinya, jika Melakukan input PT perbulan minimal 5 hari ini tidak tercapai, maka boleh pakai yang akumulasi sebanyak 25 hari pada periode promo.

Bahas yang pertama dulu: Melakukan input PT perbulan minimal 5 hari

Periode promonya kan 4 bulan tuh. Dari Agustus, September, Oktober sampai Nopember, dari masing-masing bulan, kamu harus memasukkan PT minimal 5 hari tiap bulan. Berapapun jumlah PT nya, tidak ngaruh. Yang penting, dalam tiap bulan kamu memasukkan PT di 5 hari yang berbeda. Misal:

Agustus 5x (misal) pada tanggal 1, 3, 15, 18, dan 29. PT yang kamu masukkan itu nilainya terserah. Nilainya 10 poin juga boleh.

Lalu pada bulan September juga 5x (misal) pada tanggal 1, 2, 3, 4 dan 5.

Lanjut bulan Oktober memasukkan PT 5x. (misal) pada tanggal 1, 15, 17, 20 dan 26.

Di bulan Nopember (misal) di tanggal 1, 3, 7, 28 dan 30.

Perhatikan, tiap bulan melakukan input PT sebanyak 5 x dalam 5 hari kaann. Walaupun nilai PT nya cuma 10, tetap aja dihitung. Ini jumlah harinya yang dihitung. Bukan jumlah PV nya. 

Sebulan memasukkan PT 5 hari, dalam 4 bulan kan jadi cuma 20 hari memasukkan PT. Nah, kalau yang itu tidak tercapai, maka harus pakai yang model akumulasi. Yang model akumulasi harus memasukkan PT dalam 25 har. Terserah di hari (tanggal) mana saja. Yang penting, dalam periode promo itu kamu sudah memasukkan PT sebanyak 25 hari

Yang pertama cuma 20 hari masing-masing 5 kali dalam sebulan, yang ke dua terserah di bulan apa, yang penting memasukkan PT dalam 25 hari.

Terus, kalau pada salah satu hari memasukkan PT banyak, itu dihitung gimana? Oke gini. Pakai contoh ya…

Di contoh satu, kamu memasukkan PT dengan total 104 PV dan di masukkan dalam 5 hari. Maka itu lolos. Ga peduli nilai PV nya berapa, asal 5 hari, sudah lolos.

Pada contoh kedua kan dalam sebulan cuma memasukkan 4 kali dengan jumlah 132 PV, maka tidak lolos di opsi: Melakukan input PT perbulan minimal 5 hari. Jadi kamu harus genapin dengan opsi yang kedua. Yaitu: akumulasi sebanyak 25 hari pada periode promo.

Syarat ketiga.

Mendapatkan Network Development Bonus (NDB) sebesar Rp. 360.000 ATAU akumulasi Rp. 1.750.000.

Sama seperti syarat kedua, ini juga menggunakan atau. Artinya ada dua opsi. 

Opsi pertama, kamu harus selalu mendapatkan NDB Rp. 360.000 pada bulan Agustus, September, Oktober dan Nopember. 360.000 x 4 bulan = Rp. 1.440.000.

Jika dalam salah satu bulan NDB mu tidak mencapai target, maka pakai opsi yang kedua. Yaitu total NDB mu Rp. 1.750.000 selama periode promo.

Note: 

Syaratnya itu menggunakan kata ATAU  atau menggunakan 2 opsi itu tujuannya agar yang baru gabung jadi member di bulan September, Oktober atau Nopember itu bisa menggunakan opsi syarat yang kedua. Ya iya, karena opsi syarat yang pertama kan pasti dia tidak bisa karena dia gabungnya setelah Agustus.

Syarat keempat.

Memiliki akumulasi GPV 4.250 (termasuk PV pribadi, di luar GPV down line yang memenuhi kualifikasi promo).

Aku pretelin kalimatnya. Pertama: Memiliki akumulasi GPV 4.250.

4.250 GPV ini jika dibagi 4 menjadi: 1.063 GPV tiap bulan.

Silahkan cek di member areamu: Menu > Reports > GPV. Lihat GPV dari setiap bulannya. Udah 1.063 GPV belum? Jika belum, kamu kudu bisa dapetin total 4.250 GPV dari tanggal 1 Agustus sampai 30 Nopember 2019.

Kalimat kedua: (termasuk PV pribadi,

Maksudnya, PT yang kamu masukkan ke akun kamu juga dihitung kedalam 4.250 GPV itu.

Kalimat ketiga: di luar GPV down line yang memenuhi kualifikasi promo).

Misal bih. Misal GPV kamu selama periode promo adalah 7.524. Tapi ternyata member kamu ada yang lolos promo ini, berarti, GPV yang 4.250 itu milik member kamu. Bukan milik kamu. Yang milik kamu itu ya sisanya doang.

7.524 – 4.250 = 3.274. Yap, GPV mu baru 3.274 doang. Artinya yang lolos itu member kamu. Bukan kamu.

Ini bentuk keadilan bahwa yang serius, dialah yang lolos. Artinya, yang di atas itu tidak selalu untung. Yang selalu untung adalah yang serius.

Syarat kelima.

Berlaku untuk satu user id induk.

Yaaa sudah jelas lah yaa. Cuma untuk satu akun saja.

Syarat keenam.

Kota keberangkatan Jakarta (bandara internasional Soekarno Hatta). Berangkat pada bulan April 2020. Sudah jelas juga kaan…. Ini lebih tepatnya note / catatan sih. Bukan syarat.

Mungkin ada yang tanya, kok lama?? Iya, buat persiapan. Ngurus perjalanan buanyak orang itu ga mudah soalnya.

Tenggang waktu ini juga untuk memberi kesempatan member yang baru pertama kali ke luar negeri untuk membuat pasport dan administrasi lainnya.

Syarat ketujuh.

Tidak termasuk pembuatan passport, visa dan pengeluaran pribadi.

Keluar negeri kan pakai pasport. Jadi kamu harus bikin pasport dulu. Biayanya ditanggung sendiri. Dulu aku bikin pasport bayarnya Rp. 350.000. Bensin bolak balik ke Kantor Imigrasi Rp. 25.000. Nasi padang 3 porsi Rp. 75.000. Es teh dan kopi Rp. 12.000.

Total, hitung sendiri dah. Wkwk

Kalau Visa, visa biasanya ga pakai deh. Untuk negara Asia Tenggara, kalau berkunjung ga perlu bayar Visa. Kan masih tetangga deket. Kalau di luar Asia Tenggara, bayar Visa. Kaya pas ke Korea dulu, aku bayar Visa Rp. 650.000 atau RP. 600.000 deh. Udah agak lupa.

kalimat: Pengeluaran pribadi. Kalau kamu lolos trip DEP, yang kamu dapatkan itu cuma: 

  1. Makan mewah 3x sehari
  2. Hotel berbintang tempat menginap
  3. Bus mewah untuk jalan-jalan bareng rombongan
  4. Tiket masuk wisata atau wahana
  5. Koper
  6. Kaos seragam
  7. Di bus tiap hari selalu dikasih air mineral
  8. Oleh-oleh (kadang)
  9. Souvenir (kadang)
  10. Apa lagi lupa dah.

Intinya sih, kalau ikut trip DEP ga bawa duit, itu ga papa. Soalnya makan, minum, nginep, masuk wisata, wahana, bus dll itu sudah ditanggung sama DEP.

Kalau pengin ngopi / ngeteh, di hotel disediakan kopi / teh 2x sehari. Atau sehabis sarapan, kamu tinggal bikin kopi di restorannya. 

Terus, pengeluaran pribadinya itu apa? Seperti beli kaca mata, beli topi beli jajan di pinggir jalan, baju khas sana dll. Pokoknya selain yang aku sebutin di atas, tapi kamu pengin, ya pakai duit sendiri.

Tapiiiiiii…… Walau pakai duit sendiri, kan PT DEP ngadain promo uang saku. Khusus yang lolos trip, nanti tuh ada promo uang saku. Jadi walaupun beli baju atau oleh-oleh, tetap saja bayarnya pakai duit uang saku yang kamu dapatkan. Ya kaannn…..

Oke dah. Untuk yang kurang jelas, bisa tanya di kolom komentar.

Saya Maolana Akhsan – Mas Mao, sampai jumpa di Bangkok.

Jika bermanfaat, share artikel ini!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Hubungi Kami untuk Daftar Member Amoorea